WeCreativez WhatsApp Support
kami ada di sini untuk menjawab pertanyaan Anda. Tanya kami apa saja!
Hai, apa yang bisa kami bantu?

4 Cara Menjaga Kesehatan Reproduksi ABK

Menurut Konferensi Kependudukan dan Pembangunan (ICPD), tahun 1994 di Kairo, Mesir, kesehatan reproduksi adalah kondisi utuh sehat sejahtera fisik, mental, dan sosial, yang tidak hanya bebas penyakit atau kecacatan. Maka setiap orang sangat dianjurkan untuk menjaga kesehatan reproduksi masing-masing, termasuk ABK yang juga memerlukan edukasi kesehatan reproduksi. Meskipun terdapat tantangan dalam mengedukasi atau mengenalkan kesehatan reproduksi bagi ABK, hal tersebut tetap harus dilakukan. Jangan sampai hal-hal buruk berkaitan dengan reproduksi menyerang mereka. Sebagai bentuk edukasi dan memberi tips kepada orang tua ABK supaya kesehatan reproduksi ABK dapat terjaga, Yayasan Peduli Kasih ABK telah merangkum hasil dari webinar kelas diskusi #Akademeiability bersama dr. Eighty, dan tayangan ulang webinar tersebut dapat disaksikan kembali di kanal YouTube Harian Surya dan Tribun Jatim Official. Berikut 4 cara yang dapat dilakukan orang tua untuk menjaga kesehatan reproduksi ABK:

Mengenalkan kesehatan reproduksi secara mudah dan menarik sejak dini.

Anak dapat dikenalkan dengan nama dari macam-macam organ reproduksi, fungsi dari organ reproduksi, dan penyakit apa saja yang dapat menyerang organ reproduksi beserta penyembuhan dan pencegahannya. Pengenal tersebut dapat menggunakan media yang gambar dan video menarik, supaya anak bersedia memperhatikan dengan baik serta mudah dalam memahaminya.

Orang tua juga sebaiknya telah mengenalkan kesehatan reproduksi sejak anak menginjak bangku sekolah atau saat anak telah bergaul dengan teman-temannya. Pengenalan ini dapat secara standar seperti mengenalkan bagian tubuh apa saja yang tidak boleh disentuh dan diperlihatkan kepada orang lain. Hal ini dapat menjadi bentuk keamanan mental dan fisik bagi diri ABK.

Menjaga kebersihan tubuh dan kemaluan

Menjaga kebersihan tubuh tentu harus dilakukan, terutama kebersihan kemaluan yang sangat penting bagi kesehatan reproduksi. Maka anak harus diajarkan cara cebok yang baik, yaitu membilas dengan air hingga bersih. Jangan khawatir juga untuk mengkhitankan ABK laki-laki supaya kemaluannya bersih dan tidak terserang penyakit. 

Selain itu, mandi secara baik juga harus diajarkan kepada ABK, terlebih supaya ABK dapat mandi secara mandiri. Orang tua dapat mengajarkan secara bertahap. Mulanya dimandikan orang tua dengan memberi tahu cara membersihkan tubuh yang baik. Kemudian mempersilakan anak mandi sendiri dengan panduan dan pengawasan orang tua. Jika anak dirasa sudah lancar dengan membersihkan diri dengan baik tanpa panduan langsung dari orang tua, maka biarkan anak mandi sendiri. 

Rajin Olahraga

Sudah banyak penelitian yang menyatakan bahwa olahraga memiliki banyak manfaat untuk kesehatan reproduksi. Salah satunya adalah bagi perempuan yang rajin berolahraga, hormon endorfin (hormon rasa nyaman) akan meningkat dan menyebabkan rasa nyeri haid berkurang bahkan menghilang. Sedangkan untuk laki-laki, rajin olahraga dapat meningkatkan kualitas sperma. Selain itu, olahraga akan mengurangi berat badan dan dapat menghindari obesitas bisa berdampak buruk pada kualitas sperma. 

Jangan takut konsultasi ke dokter 

Pada pandemi Covid-19 ini, kasus gangguan kesehatan reproduksi semakin meningkat dan rawan terancam. Hal ini disebabkan karena orang-orang cenderung menahan diri untuk konsultasi ke dokter dengan alasan ketakutan akan penularan Covid-19. Padahal banyak cara lain untuk berkonsultasi seperti melalui virtual atau mengunjungi dokter dengan menerapkan protokol kesehatan. Oleh karenanya jangan hanya karena ketakutan, pengobatan pada gangguan reproduksi menjadi terlambat. 

Berdasarkan 4 cara yang telah dipaparkan, menunjukkan bahwa bukanlah hal yang rumit menjaga kesehatan reproduksi ABK. Menuntun pengetahuan yang didapat juga harus sesuai dan jangan sampai anak mendapat pengetahuan yang salah. Menjaga kesehatan reproduksi juga memiliki beragam manfaat, seperti berpotensi menghasilkan keturunan, memiliki kesehatan hingga mendapatkan umur panjang, dan tentunya dapat menikmati hidup dengan baik serta sehat. (NAF)

Tinggalkan Balasan

Scroll to Top
%d blogger menyukai ini: