Pernahkah kamu merasa pusing dan mual karena banyak pekerjaan di kantor? Atau merasa ingin menangis karena rumah yang berantakan? Bisa jadi ini adalah stres. Lazarus dan Folkman (1984) menyebutkan bahwa stres adalah pengalaman yang dirasakan manusia ketika beban melebihi kemampuan seseorang sehingga mempengaruhi kesejahteraannya. Setiap orang dapat menunjukkan stresnya dengan cara yang berbeda. Sebagian dari kamu mungkin akan marah-marah pada apapun dan siapapun, sebagian yang lain akan menunjukkannya lewat tangisan, ada yang akan terlihat lebih diam, dan ada juga yang menjadi psikosomatis.

Pada Bincang Santai 14 September 2018, Ibu Soffy Balgies memberikan tips untuk mengurangi stres pada orang tua. Teknik-teknik pelepasan stres ini berdasarkan pada relaksasi tubuh untuk melepaskan stres pada pikiran. Apa saja teknik pelepasan stres yang dapat digunakan?

Teknik Pernafasan

Teknik pernafasan adalah teknik pelepasan stres yang paling mudah diterapkan di manapun dan kapanpun. Inti dari teknik ini adalah pengaturan nafas agar menenangkan hati dan pikiran. Bernafas menggunakan empat tahap: tarik nafas, tahan, keluarkan, dan tahan. Lakukan empat tahap ini masing-masing selama tiga hitungan, kemudian lima hitungan, dan tujuh hitungan.

Creative Trauma Cleansing (Pembersihan Trauma secara Kreatif)
Creative Trauma Cleansing (CTC) adalah teknik pelepasan stres yang terfokus pada relaksasi otot-otot. Cara melakukan CTC adalah dengan memutar leher perlahan ke arah kiri, lalu ke arah kanan perlahan. Ulangi langkah tersebut tiga kali. Kemudian tarik leher perlahan ke atas, kemudian ke bawah. Ulangi langkah tersebut tiga kali. Setelah itu, tepukkan tangan kanan ke bagian telinga dan rahang sebelah kiri perlahan-lahan selama lima menit. Lakukan bergantian dengan bagian sebelah kanan.
Spiritual Emotional Freedom Technique (SEFT)

SEFT mungkin adalah teknik pelepasan stres yang paling banyak dikenal oleh orang. Teknik ini berfokus pada relaksasi diri melalui titik-titik pada tubuh. Langkah-langkah untuk melakukan SEFT dapat dilakukan di rumah dengan rutin.

  1. Letakkan tangan di dada kiri yang terasa lebih sakit dibandingkan bagian lain, lalu putar berlawanan arah jarum jam sambil mengucapkan penerimaan terhadap stres.
  2. Ketuk dengan lembut ujung kepala yang berjarak satu telapak tangan dari dahi.
  3. Secara berurutan kemudian ketuk-ketuk dengan lembut ujung alis, pelipis, bawah mata, bawah hidung, dagu, tulang di bawah leher, bawah ketiak, bawah payudara, jempol, akar kelingking di punggung tangan, jari tengah. Lakukan semua urutan ini dengan bergantian sisi kanan dan kiri.
  4. Tepuk tepuk bagian bawah dua telapan telapak tangan sembari memutar mata dan bersenandung lagu-lagu yang membahagiakan.
  5. Terakhir, berdoa kemudian basuh muka.
Hypnosleeping

Apabila penyebab stres kamu adalah perilaku anak atau keluarga, kamu bisa melakukan teknik hypnosleeping ini setiap kali anak atau keluarga akan tidur. Pada anak, tepuk anak dengan lembut sambil bisikkan kata-kata positif untuk memperbaiki perilaku anak, termasuk harapan-harapan orang tua pada sang anak.

 

Bagaimana? Apakah kamu siap untuk memerangi stres dan relaksasi diri?

Categories: Kegiatan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: