Yoga merupakan salah satu olah gerak tubuh dan pikiran yang mempunyai banyak manfaat untuk tubuh. Saat ini yoga tidak hanya dilakukan oleh orang dewasa saja. Banyak studio yoga yang menyediakan yoga untuk anak-anak atau biasa disebut yoga kids. Yoga kids dapat diikuti oleh anak-anak berusia mulai dari lima sampai sebelas tahun. Pengajaran yang diberikan untuk anak-anak  akan berbeda-beda sesuai dengan kategori usianya. Seperti pada anak yang berusia 5-7 tahun, gerakan yang dilakukan akan lebih banyak berisi gerakan yang menyenangkan, contohnya gerakan lompat katak.

Seperti yang dibahas pada program Dengar Bareng RRI (21/03), bagi Anak Berkebutuhan Khusus (ABK) yoga bisa menjadi salah satu pilihan untuk membuat mereka tetap aktif bergerak. Karena aktivitas fisik dapat melatih dan mengurangi hambatan-hambatan yang dimiliki para ABK. Yoga untuk ABK mempunyai manfaat sebagai latihan kelenturan, kekuatan otot/syaraf, keseimbangan, fokus dan konsentrasi, mengurangi stress atau emosi, pernafasan, serta melatih teamwork. “Tentunya ukuran manfaat yoga untuk ABK tidak bisa disamakan dengan anak-anak biasa karena ABK yang berbeda satu sama lain. Untuk ABK, minimal dengan yoga kondisi mereka tidak lebih buruk dari sebelumnya,” jelas Vicky, instruktur yoga kids.

Menurut Dr. Sawitri selaku ketua Yayasan Peduli Kasih Anak Berkebutuhan Khusus, aktivitas fisik seperti yoga sangat bermanfaat untuk ABK karena selain membuat ABK menjadi aktif juga bisa melatih fisik anak-anak berkebutuhan khusus tersebut. Contohnya pada anak yang terdiagnosa down syndrome yang memiliki otot yang tidak kenyal. Jika dilatih dengan benar melalui aktivitas fisik yang tepat maka dapat meningkatkan motoriknya menjadi lebih baik sehingga ia bisa belajar berjalan atau berlari. Aktivitas fisik juga bisa melatih otot jantung dan pernafasan sehingga dapat meningkatkan kualitas hidup para anak yang berkebutuhan khusus.

Gerakan yoga kids terdiri dari pemanasan, pose dan relaksasi. Perlakuan yoga kids untuk ABK juga berbeda-beda menyesuaikan dengan kondisi dan keterbatasan mereka. Contohnya untuk anak tuna netra, instruktur yoga harus bisa menjelaskan lebih detail gerakan yang akan dilakukan. Selain itu, pelaksanaan yoga pada ABK juga harus disertai pendampingan. Dalam satu kelas yang berlangsung selama satu jam, jumlah peserta biasanya maksimal hanya terdiri dari 10 anak agar konsentrasi anak-anak tidak terganggu.

Yoga merupakan salah satu olah gerak tubuh dan pikiran yang mempunyai banyak manfaat untuk tubuh. Saat ini yoga tidak hanya dilakukan oleh orang dewasa saja. Banyak studio yoga yang menyediakan yoga untuk anak-anak atau biasa disebut yoga kids. Yoga kids dapat diikuti oleh anak-anak berusia mulai dari lima sampai sebelas tahun. Pengajaran yang diberikan untuk anak-anak  akan berbeda-beda sesuai dengan kategori usianya. Seperti pada anak yang berusia 5-7 tahun, gerakan yang dilakukan akan lebih banyak berisi gerakan yang menyenangkan, contohnya gerakan lompat katak.

Seperti yang dibahas pada program Dengar Bareng RRI (21/03), bagi Anak Berkebutuhan Khusus (ABK) yoga bisa menjadi salah satu pilihan untuk membuat mereka tetap aktif bergerak. Karena aktivitas fisik dapat melatih dan mengurangi hambatan-hambatan yang dimiliki para ABK. Yoga untuk ABK mempunyai manfaat sebagai latihan kelenturan, kekuatan otot/syaraf, keseimbangan, fokus dan konsentrasi, mengurangi stress atau emosi, pernafasan, serta melatih teamwork. “Tentunya ukuran manfaat yoga untuk ABK tidak bisa disamakan dengan anak-anak biasa karena ABK yang berbeda satu sama lain. Untuk ABK, minimal dengan yoga kondisi mereka tidak lebih buruk dari sebelumnya,” jelas Vicky, instruktur yoga kids.

Menurut Dr. Sawitri selaku ketua Yayasan Peduli Kasih Anak Berkebutuhan Khusus, aktivitas fisik seperti yoga sangat bermanfaat untuk ABK karena selain membuat ABK menjadi aktif juga bisa melatih fisik anak-anak berkebutuhan khusus tersebut. Contohnya pada anak yang terdiagnosa down syndrome yang memiliki otot yang tidak kenyal. Jika dilatih dengan benar melalui aktivitas fisik yang tepat maka dapat meningkatkan motoriknya menjadi lebih baik sehingga ia bisa belajar berjalan atau berlari. Aktivitas fisik juga bisa melatih otot jantung dan pernafasan sehingga dapat meningkatkan kualitas hidup para anak yang berkebutuhan khusus.

Gerakan yoga kids terdiri dari pemanasan, pose dan relaksasi. Perlakuan yoga kids untuk ABK juga berbeda-beda menyesuaikan dengan kondisi dan keterbatasan mereka. Contohnya untuk anak tuna netra, instruktur yoga harus bisa menjelaskan lebih detail gerakan yang akan dilakukan. Selain itu, pelaksanaan yoga pada ABK juga harus disertai pendampingan. Dalam satu kelas yang berlangsung selama satu jam, jumlah peserta biasanya maksimal hanya terdiri dari 10 anak agar konsentrasi anak-anak tidak terganggu.

Gambar 1 Pendampingan gerakan yoga ABK. Sumber gambar: https://kalifadani.wordpress.com/2010/12/22/yoga-untuk-anak-berkebutuhan-khusus

Salah satu yang merasakan manfaat yoga kids untuk ABK yaitu Cindy yang mempunyai disabilitas tuna rungu. Menurut Fitriani, ibunda dari Cindy, yoga memberikan manfaat sebagai pengontrol emosi sang anak. “Cindy jadi lebih fresh,” jelasnya. Selain itu, yoga bisa menumbuhkan kepercayaan diri pada anak. Dulu karena Cindy mempunyai keterbasan pendengaran, ia sering merasa rendah diri. Dengan bantuan yoga dan dukungan orang tua, kini Cindy bisa menjadi lebih percaya diri.

%d blogger menyukai ini: